Dalam tutorial belajar PHP kali ini kita akan mempelajari cara mengubah/mengedit file konfigurasi php melalui file php.ini. Hal ini terdengar sedikit rumit. Namun dengan mengetahui cara mengubah settingan PHP, akan membantu kita dalam menguasai PHP.
Untuk mengetahui lokasi file php.ini, jalankan XAMPP dan web server Apache, lalu dari halaman awal localhost, cari menu phpinfo() pada menu sebelah kiri.
Untuk mengetahui lokasi file php.ini, jalankan XAMPP dan web server Apache, lalu dari halaman awal localhost, cari menu phpinfo() pada menu sebelah kiri.
phpinfo() merupakan sebuah fungsi bawaan PHP yang digunakan untuk mengetahui settingan PHP itu sendiri.
Perhatikan halaman paling atas phpinfo(), anda akan menemukan nilai “Loaded Configuration File”, inilah lokasi alamat dari php.ini yang kita cari. Dalam contoh saya, file tersebut berada padaD:\xampp\php\php.ini , silahkan buka Windows Explorer dan cari file ini.
File php.ini adalah file text yang dapat kita buka dengan aplikasi text biasa, seperti Notepad bawaan Windows, namun jika anda telah menginstall aplikasi Notepad++, bukalah dengan Notepad++, karena Notepad++ memiliki fitur syntax highlighting, yang membedakan antara setingan dan komentar, sehingga memudahkan proses editing setingan php.ini.
File php.ini memiliki aturan tertentu, yakni seluruh baris yang diawali dengan tanda semicolon(titik koma) “;” dianggap sebagai komentar dan tidak akan dieksekusi oleh PHP. Jika anda perhatikan, 80% isi dari php.ini adalah komentar, sehingga kita dapat dengan mudah mengerti untuk apa setingan tersebut.
Sebagian besar setingan php.ini hanya memerlukan satu baris, dan anda tinggal memberinya nilai on, off atau nilai tertentu. Hampir setiap setingan php.ini didahului dengan penjelasan tentang maksud dan tujuannya.
Sebagai contoh, pada tutorial Cara Memasukkan kode PHP kedalam HTML, kita perlu merubah settingan php.ini agar PHP dapat mendukung metoda SMGL Style dan ASP Style.
Untuk membuat agar PHP mendukung SMGL Style, setingan yang harus diubah adalahshort_open_tag. Setingan ini berfungsi untuk membuat PHP mendukung tag “<?” dan “?>”.
Carilah kata short_open_tag didalam php.ini, gunakan fasilitas search dari Notepad++. Di dalamphp.ini mungkin terdapat lebih dari 1 kata short_open_tag, carilah short_open_tag = off, Lalu ubah nilainya menjadi On.
Sedangkan untuk setingan ASP Style, yang perlu diubah adalah setingan asp_tags = on.
Setelah diubah, save kembali php.ini. Agar setingan yang baru saja kita ubah dapat aktif, kita harus me-restart Web Server Apache. Bukalah XAMPP Control Panel, Klik tombol Stop pada Action Apache, lalu klik lagi tombol Start.
Comments
Post a Comment